Thursday, 12 January 2017

Ternyata Taman Balekambang bukan Sekedar Hutan Kota



Mobil kami berhenti tepat di pintu gerbang Taman Balekambang yang terletak di pinggir jalan raya Banjarsari, Manahan. Jika kalian sering ke Solo , jalan ini menuju ke arah Surabaya atau ke terminal Tirtonadi. Kami sempat ragu untuk memarkirkan kendaraan karena parkiran begitu sepi, hanya ada dua mobil dengan mobil saya. Tapi karena sudah sampai ya kami putuskan untuk jadi mengeskplore Taman Balekambang yang denger-denger sudah ditata kembali semenjak Jokowi menjadi walikota. 



Saya menghampiri satpam yang nampak berjaga di loket, kami cukup membayar parkir kendaraan, tidak dipungut tiket masuk. Wah, lumayan juga ternyata gratis. Taman yang agak rimbun membuat saya agak kurang bersemangat, kok kayak gini. Tapi kaki tetap melangkah diikuti duo anak lanang dan mas bojo.



Tak begitu jauh nampak bangunan seperti panggung, kursi berderet  dan beberapa pasang anak muda bercengkrama, rombongan mahasiswa juga sedang latihan drama. Perkiraan saya, tempat ini digunakan untuk panggung pertunjukan seperti ketoprak atau disewa pihak luar untuk pentas seni.





Beberapa rusa berjalan dengan santai dan sama sekali tidak takut dengan para pengunjung, rupanya rusa-rusa ini memang sudah terbiasa bebas berkeliaran. Duo anak lanang ketawa-ketawa melihat rusa yang mendekati mereka, saya ajak untuk menyentuh rusa tapi mereka malah takut. LOL



Di balik panggung barulah terlihat taman luas dengan pohon rindang yang  menyejukkan. Tak lupa saya selfi didepan huruf-huruf merah besar icon  Taman Balekambang. Pintu gerbang bernuansa emas berdiri kokoh disebelah timur, inilah jawaban kenapa di pintu gerbang utara yang saya masuki tadi terlihat sepi. Pengunjung kebanyakan masuk melalui pintu gerbang ini, baik itu yang menggunakan motor ataupun mobil


Taman Balekambambang adalah Lambang Cinta Orang Tua pada Kedua Putrinya





Dari sinilah terlihat jika Taman Balekambang sangat luas, terbagi menjadi dua  taman air dan hutan kota. Menurut sejarah Taman Balekambang adalah taman yang dibangun oleh KGPAA Mangkunegara VII untuk kedua putrinya, yaitu GRAy Partini dan GRAy Partinah. Oleh karena itu, dua patung dari putri ini juga diletakkan di dalam taman. Selain itu, taman yang terbagi dua juga diberi nama sesuai dengan nama kedua putri, yaitu Partinah Bosch yang merupakan semacam hutan kota, dan Partini Tuin, yang merupakan kolam air. 

Selfi di depan patung Partinah Bosch


Duo anak lanang langsung pose didepan air mancur, biasalah anak kecil itu sumringah kalau lihat air. Emaknya juga donk. LOL. Btw, Taman Balekambang begitu luas, banyak hal yang bisa kita lakukan sendiri. Baik itu buat kamu yang jomblo ,eheeem. Yang sudah berpasangan atau  kamu yang sudah berkeluarga tetep bisa menikmati Taman Balekambang dengan hepi.

7 Hal ini bisa kamu lakukan di Taman Balekambang gaes:


1.  Bercanda dengan Satwa yang Bebas Berkeliaran

 
Selain rusa ada ayam kalkun yang berkeliaran bebas di Taman Balekambang, jumlahnya lumayan  banyak. Dari taman di depan, hingga di seluruh area hutan kota. Dibagian belakang juga ada kebun binatang kecil yang berisi reptil reptil. Kandang burung Merak hijau bisa kamu temui di dekat kolam kecehan.



Saya sendiri tertarik untuk deket deket sama rusa yang lagi bobok manis. Banyak rusa disini, berkeliaran bebas. 



2. Outbond atau Acara Kebersamaan di Hutan Kota

Taman Balekambang cocok banget untuk acara kebersamaan. Kita bisa kumpul-kumpul bareng teman atau mengadakan otbond ataupun acara kebersamaan disini. Lokasinya luas, rindang dan banyak spot. Nggak kawatir kehabisan tempat karena banyak tanah lapang yang bisa kamu manfaatkan.



3. Menikmati Keseruan Berbagai Permainan Anak-Anak

Yang bawa anak pasti suka berkunjung di Taman Balekambang. Ada kereta mini,odong-odong, kereta keliling. Cukup bayar 5 ribu perputaran, anak-anak sudah tertawa kegirangan.  Saka langsung minta naik kereta mini. Siang itu pengunjung tidak terlalu banyak, kasihan juga kalau nggak ada yang naik kereta. Jadi saya biarin lah anak-anak naik agak lama, itung-itung bantuin si bapak.


Di dekat kolam air ada taman bermain juga isinya ayunan, jungkitan, perosotan dan beberapa mainan lain. Tiket masuk ke area bermain anak 6 ribu rupiah sudah sekalian tiket ke kolam keceh atau kolam air untuk anak-anak.






4.  Mancing Mania


Yang suka mancing pasti suka banget lihat kolam air yang luas kayak gini. Biasanya sih para cowok yang suka mancing. Anak-anak bermain di playground, si Bapak mancing emaknya leyeh-leyeh aja yaaa.

Taman Balekambang selalu penuh dengan pemancing disudut utara ataupun timur banyak pria yang duduk-duduk sambil memancing dan bercanda dengan teman-temannya.

Tampak beberapa orang sedang merokok , agak dimaklumi lah selama di ruang terbuka dan jauh dari anak anak. Sekarang banyak orang beralih ke Vape, harga Vape juga tidak terlalu mahal.




5. Duduk Santai Menikmati Suasana

Duduk santai di bawah pohon sembari membaca novel, merasakan angin sepoi sepoi yang dingin dari kolam atau duduk bareng temen dan nggosip kayaknya seru juga gaes. Banyak kursi di taman yang menanti kamu datangi. Tapi sepertinya semua penuh, pemuda yang lagi pacaran atau kongkow bareng temen.




6. Bermain Air
Siapa sih yang nggak suka main air, apalagi anak kecil. Di kolam air Partini Tuin ada bebek air, perahu yang didayung sendiri atau perahu motor. Warna warni bebek air sangat menarik, saya sih pengen air tapi mas bojo selalu enggan kalau diajak basah-basahan gitu. 



Di belakang kolam air, ada kolam pakecehan. Semacam kolam renang untuk anak-anak. Tiket masuknya jadi satu dengan taman bermain anak-anak. Saat saya kesana kolam sedang dibersihkan oleh petugas. Kolam tangkap ikan juga digemari anak-anak, mereka nyemplung dan nangkepin ikan kecil-kecil.
7. Belajar Menari dan Lihat Pentas Seni Ketoprak/Wayang Orang

Di Taman Balekambang tak hanya ada hutan kota dan kolam air tapi ada juga gedung kesenian. Saat saya ke sana Sabtu sore ada beberapa anak yang sedang berlatih menari. Mereka nampak antusias dan bersemangat. Bangga juga ada anak-anak yang masih mau belajar tari tradisional, karena kalau tidak ada sama sekali tarian tradisional bisa lenyap.



Sobat Cerita Piknik, Taman Balekambang tak hanya sebuah hutan kota tapi sebuah tanda cinta pada putri dan pada budaya. Yuk, ke Solo jangan lupa lihat ketropak Balekambang yaa.


Thursday, 10 November 2016

One Trip Day at Surabaya



Surabaya oh Surabaya oh Surabaya,
Kota  kenangan, kota kenangan takkan terlupa.
Di sanalah, di sanalah, di Surabaya
pertama lah, tuk yang pertama
kami berjumpa

Kuteringat masa yang telah lalu
s'ribu insan, s'ribu hari
berpadu satu

Surabaya, di tahun empat lima
kami berjuang, kami berjuang
bertaruh nyawa

Dengan perlahan saya menyenandungkan lagu Surabaya begitu kaki menjejakkan di bandara Juanda Surabaya. Saya dan duo anak lanang nyanyi bareng-bareng sambil tersenyum karena kami sudah sampai di Surabaya dengan selamat. 

Di hari Pahlawan ini pasti semua inget donk akan insiden 10 November dimana Bung Tomo bersama rakyat Surabaya bertempur melawan sekutu, Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme Pertempuran berdarah di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa tersebut telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk melakukan perlawanan.
Nah di hari Pahlawan ini jangan lupa akan jasa para pahlawan ya sobat piknik, tapi jangan lupa untuk piknik juga. LOL. Selain tugu pahlawan ada beberapa tempat kece di Surabaya yang bisa kamu kunjungi gaes. Beberapa waktu yang lalu saya keliling Surabaya cuma satu hari saja, berikut one day trip at Surabaya gaes :

1.  Food Junction Grand Pakuwon


Sesampai di Surabaya lokasi pertama yang kami datangi adalah Food Junction Grand Pakuwon yang lagi ngehits jadi pusat kulinernya arek Suroboyo. Berada di daerah Surabaya barat yaitu di Tandes Margomulyo. Lokasinya ada di dalam perumahan mewah gaes, jadi kalian akan masuk kompleks perumahan Grand Pakuwon, setelah pintu gerbang kalian akan menemukan area kuliner yang lengkap dengan aneka wahana permainan.



Pusat kuliner di Food Junction ini berbentuk sebuah gedung besar dan didalamnya ada banyak booth kuliner. Segala macam kuliner ada, wis pokoke nyari makanan apapun ada. Kuliner terkenal di Surabaya buka cabang di Food Junction. Saya pilih bebek goreng, bakso untuk duo anak lanang dan beberapa makanan ringan.

Duo anak lanang hepi banget lihat komedi putar, bebek air, kereta mini dan aneka wahana mainan. Tapi sayang kayaknya belum buka, saya kesana kepagian. Terpaksa kami cuma makan-makan di food junctionnya. Ohya Sobat Piknik, waktu yang tepat ke Food Junction Pakuwon itu menjelang sore, udah nggak panas dan saat mulai gelap aneka lampu cantik di taman dan kolam cantik banget.


sumber gambar KabarSurabaya.com


2.  Jembatan Suramadu



Ke Surabaya tapi nggak ke icon nya Surabaya itu nggak afdol gaes. Jembatan Suramadu harus dilewati, hehehe. Penasaran aja ama orang-orang yang piknik ke Suramadu ngapain. Kalau saya cuma lewat melintasi jembatan, sampai di sebrang Madura langsung balik lagi. Bayar tolnya lumayan juga gaes, 30 ribu jadi bloka balik bayar 60 ribu.








Sampai di sebrang pulau Madura ada banyak warung kecil penjual makanan di tepi jalan. Makam seorang Syeh juga nampak ramai dikunjungi, banyak bus wisata berhenti didekat tempat peziarahan itu. Saya cuma lewat dan langsung balik karena takut kesorean. Yang bikin nyesel kenapa saya bisa kelupaan mampir warung nasi bebek yang ngehits itu  dan inget malah pas udah sampai di Jogja. ((kakean brutu aku dadi lalen))

3. Pantai Kenjeran


Dari Jembatan Suramadu kami langsung menuju pantai Kenjeran yang lokasinya sangat dekat, kayaknya sih nggak sampai setengah jam. Menuju ke pantai ini agak susah apalagi mendekati pantai, jalannya sempit dan saya ngikutin petunjuk dari GPS. Kebetulan saat saya kesana sedang ada proyek, kalau sekarang sih mungkin sudah jadi, jembatan melengkung yang ada di gambar bisa kalian kunjungi. Tiket masuk ke pantai murah banget, cuma 5 ribu ajah.





Pantai Kenjeran ombaknya tidak terlalu besar, paling enak sih duduk duduk sambil menikmati sunset. Sayang, saya kesana pas mendung, langit tidak terlalu cantik. Kamu juga bisa naik perahu, perorang cuma ditarik biaya 10 ribu rupiah.


Anak lanang sih sibuk mainan dan lihat lihat ikan ikan warna warni yang banyak dijual di Pantai Kenjeran. Aquariumnya juga macem-macem, mereka udah minta dibeliin tapi nggak saya beliin, lha kalo diperjalanan ikan mati gimana, kan malah kasian.





Sobat Prima, jika kamu ke Surabaya cuma satu hari aja 3 lokasi wisata diatas bisa jadi referensi kamu. Ohya, saat ke Surabaya saya memanfaatkan tiket pesawat promo Tiket2.com. Lumayanlah dapet tiket promo, apalagi saya harus pergi berlima, kalau ngga dapet tiket pesawat promo bisa meringis gaes. LOL.
Saya juga suka kepoin webnya Tiket2.com, karena disana banyak artikel tentang destinasi wisata, kuliner khas daerah, destinasi wisata luar negeri dan berita terupdate dari maskapai penerbangan. Bagi kamu yang suka traveling jangan lewatin kontes tiket gratis dari Tiket2.com, langsung kontes tiket gratis dari Tiket2.com gaes. Kamu bisa memenagkan tiket gratis ke tujuan favorit di Indonesia dan luar negeri.
Wah kalau dapet tiket pesawat gratisan mah, saya juga mau, yuk ikutan yaa gaes.